Pengerjaan U-ditch Saronojiwo Carut Marut, Box BCA Retak Tembus Tetap Di Pasang

Surabaya, arusbawah.com – Musim hujan sering mengguyur kota Surabaya, untuk pencegahan dari musibah banjir, maka dengan adanya pembangunan infrastruktur penataan kota Surabaya, sudah mulai untuk mengawali pembangunan uditch ditempat-tempati yang sering digenangi air dari banjir hujan selama ini.Hal tersebut, sudah salah satu progres kinerja dari Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya, yang di gencar-gencarkan oleh pihak Pemkot Surabaya selama ini.

Namun sangat disayangkan, dipertengahan jalan program kinerja dari Walikota Surabaya tersebut,yang salah-,satunya dikerjakan oleh pihak PT.Akbar Tirta dengan dana (APBD)’Tahun.2023 kurang lebih Rp.600.000.000,-.Sepanjang Jalan.Saronojiwo Surabaya.Pekerjaan pengerjaan uditch 40-60.sangat disesalkan dalam pengerjaannya telah ditemukan, adanya kekurangan.misalkan saja: para pekerja kurang taat K3.direkit tanpa terpasang.papan proyek ditiadakan.Air tanpa pengeringan (dewatering, red).lantai dasar tanpa ada (sirtu)nya.u-ditch retak tembus (Rengat) dipaksakan untuk dipasang.

 

Sedangkan, dari pihak Pemerintahan kota (PEMKOT) Surabaya khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA&BM),memaksakan kehendak untuk menerima jenis produk uditch dari PT.Beton Central Asia (BCA), secara teknis untuk mendapatkan verifikasi produknya,adanya dugaan permainan grativikasi, yang di lakukan antara pemilik PT.BCA dengan Pejabat pembuat Komitmen (PPK) bernama.Adi Gurita.sebab ada angin yang sedap dieksternal Pemerintahan kota (PEMKOT) Surabaya,bahwa PPK tersebut anak emas dari orang nomer satu (1) di kota Surabaya,saat ini.

Temuan dari investigasi awak media dilapangan (lokasi, red),terkait projek pembangunan uditch di sepanjang jalan saronojiwo,di klarifikasikan kepihah Arya selaku pelaksana projek tersebut mengatakan ” Tanpa ada sirtu.di itemnya nggak direkitnya.ada (tapi tidak terpasang).ujarnya dia (pelaksana berambut gondrong) lagi,ada (pengeringan) nya, karena debet air terlalu banyak (besar, red)(alasannya).”Pungkasnya.

Beda dengan salah satu anggota LSM.Laskar Merah Putih (LMP) bernama. Buyung,Kordinator Wilayah (Korwil, red) Timur, sempat menyikapi projek pembangunan pemasangan uditch,setelah melihat video dari projek di sepanjang jalan.Saronojiwo.Menegaskan “Rompi sepatu helm.Pekerja tidak menggunakan sepatu untuk melindungi kaki.ungkap dia (korwil Timur LSM LMP) lagi, Matrial U-ditch pecah tidak boleh di pasang.ujar si Buyung (nama pendek, red) tadi.Harusnya ada lantai kerja, di keringkan dulu atau dewatering,kemudian lantai kerja kemudian di pasang.” Tegas si Buyung saat itu.

Lebih lanjut, masih dengan si Buyung anggota Korwil Timur LSM LMP.terkait pemasangan atau tidak dipasang,mengucapkan ” Direksi kit harus ada untuk penempatan matrial,ulasnya si anggota Korwil Timur LSM LMP lagi,Ini tidak boleh harus di tegur keras menyalahi aturan dan prosedur pekerjaan tersebut bisa tidak terbayar atau blacklist” Ucapnya.melalui sms dari wanya saat itu.(BYP Korlip)

More From Author

Camat Sreseh Tidak layak jadi pejabat publik, di Kritik Aktivis Mahasiswa tentang Kepentingan Masyarakat Malah Baper.

Di Bulan Suci Ramadhan Polsek Sukatani Polres Purwakarta Lakukan Giat Pengamanan Taraweh