Surabaya, arusBawah.com – Inovasi kepengurusan SIM terus dilakukan oleh kepolisian Polrestabes Surabaya. Calon pemohon surat izin mengemudi (SIM) di Kota Surabaya mendapatkan supervisi dan pelatihan dari Cak Bhabin di setiap kelurahan.
Menurut Komisaris Polisi Arif Fazlurrahman S.H., S.I.K., selaku Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya mengatakan, tupoksi dari Cak Bhahin adalah petugas petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang dikerahkan oleh Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya.
“Kami telah menggelar pelayanan program SIM Cak Bhabin sejak dua pekan lalu,” katanya, Selasa (27/09/2022) saat ditemui ketika pelatihan di halaman Pasar Gunung Anyar.
Melalui pelayanan program inovatif, Cak Bhabin memberikan pengarahan di tempat-tempat keramaian pada setiap wilayah kerjanya di tingkat kelurahan.
Program Cak Bhabin juga mengenalkan aplikasi ‘E-Avis’ sebagai platform ujian teori SIM dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), yang dapat dikerjakan dari mana saja.
Termasuk dari rumah, para pemohon masing-masing dapat melakukannya melalui perangkat telepon seluler pintar. Namun jika dinyatakan tidak lulus, pemohon bisa mengisi jawaban-jawabannya yang terdiri dari sebanyak 30 soal dari awal di aplikasi tersebut hingga dinyatakan lulus.
“Peran Cak Bhabin adalah memberi pelatihan atau Coaching Clinic, agar setiap pemohon SIM dapat lulus ujian teori maupun praktik,” ujar Kompol Arif.
Dalam pelayanan program SIM Cak Bhabin, Polrestabes Surabaya juga menyediakan tempat praktik di setiap kelurahan.
Menurutnya, tempat ujian praktik SIM yang disediakan di setiap kelurahan bisa dibuat latihan terlebih dahulu di luar jam kerja, sebelum pemohon menjalani ujian praktik sesungguhnya.
Ujian praktik SIM salah satunya ditempatkan di Pasar Gunung Anyar Surabaya. Khusus sepanjang hari itu pada 27 September, program SIM Cak Bhabin tampak memberi pelayanan spesial buat emak-emak yang biasa berbelanja di pasar tersebut.
“Jadi program kegiatan ini konsepnya memodifikasi pelayanan SIM yang sebelumnya dilaksanakan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi, atau Satpas SIM Colombo Surabaya. Maka tahapan ujian teori dan praktik kita lakukan di luar Satpas,” ucapnya.
Pelatihan calon pemohon SIM oleh Cak Bhabin dilakukan secara gratis, alias tidak dipungut biaya untuk memudahkan masyarakat.
“Untuk ujian praktik dilakukan di lokasi-lokasi terdekat dengan masyarakat, dan dilakukan pelatihan gratis,” imbuh Kompol Arif.
Pelayanan program SIM Cak Bhabin dipastikan mengurai antrean para pemohon, yang sebelumnya terpusat di Kantor Satpas SIM Colombo Surabaya.
“Selain itu, program kegiatan ini sekaligus sebagai upaya menekan praktik percaloan,” pungkas Kompol Arif Fazlurrahman S.H., S.I.K., selaku Kasatlantas Polrestabes Surabaya. (rouf)

