Surabaya.arusbawah gmail.com
Untuk memoles wajah kota Surabaya, sebagai aksesoris untuk menghiasi setiap sudut dari mimik sebuah ibukota kedua setelah jakarta, seharusnya lebih molek, lebih anggun dan lebih menyegarkan dipandang mata,agar terlihat menyejukan suasana dan tampak kehijauan infrastruktur kota di Surabaya. Namun, sangat disayangkan melihat sebuah pekerjaan pembuatan taman kota di jalan,jaksa agung suprapto menuai sorotan pengguna jalan bagaimana cara membuat taman hanya memakai tanah buangan yang di ambil dari tanah bekas galian dan sedimen sungai.
Dalam mempercantik kota Surabaya di buatlah taman taman di tengah dua jalur jalan di buatlah taman agar mempercantik pamandangan di dalam kota dan pasti ada anggaranya namun yang ada pekerjaan taman yang memakai tanah bekas galian dan sedimen sungai.
Ini patut di duga . Amburadul Urukan Tanah Taman
Patut di Duga Dinas Lingkungan Hidup(DLH) kota Surabaya, Mengeruk Keuntungan dari APBD
Dalam pantauan wartawan investigasi arusbawah.gmail.com di lokasi menemukan bahwa tanah yang digunakan membuat taman tak layak untuk di pakai sebagai media tanam karena tanah banyak sampah dan bebatuan serta endapan sungai.
Menurut Yanto Ireng (Komunitas Pergerakan Arek Soeroboyo) selaku Pengamat Lingkungan kota Surabaya, saat di temui mengatakan:
Biasanya membuat taman untuk menanam bunga dan rumput hias itu memakai tanah kusus buat taman bukan tanah bekas galian atau sedimen sungai.
Ini bisa di indikasikan mencari keuntungan dengan mengganti tanah untuk taman dengan tanah buangan atu tanah uruk.pungkas Yanto aktifis KomPAS)
Sampai berita ini naik pemberitaan belum ada jawaban dari konfirmasi wartawan investigasi Arusbawah.gma8l.com.pada Kabid taman Pramudita lewat WhatsApp , terkesan anti Wartawan……..(BJP)

