” Pengerjaan Tak Berarturan PT. Berlian Karya Teknik, Pemasangan Box “

ARUSBAWAH//SURABAYA//Surabaya.arusbawah@com, Pengerjaan didalam sebuah paket pekerjaan yang namanya box cualvert, yang seharusnya dikerjakan secara benar-benar pemasangannya,agar supaya tidak terjadi kecelakaan baik yang dialami pengendara roda dua.motor roda empat bahkan truk atau pun pejalan kaki,

apalagi manfaat dari adanya gerakan pengerjaan pembangunan proyek pemasangan box caulvert,harus benar-benar mematuhi aturan-aturan pekerjaan dari pihak Pemerintah kota (PEMKOT) Surabaya.Sedangkan, dari hasil temuan investigasi awak media arusbawah@com.

Selasa 20 Juni 2023.sebuah paket pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak PT. Bina Karya Teknik yang tak berarturan Papan proyek tergeletak dan Direkit hanya untuk terkesan dipasang,padahal belum. apalagi, dilahan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
tanpa Dewatering.sebelum box caulvert terpasang paving-paving.tanah urukan lama dan bongkaran batu besar,dicampur aduk sebagai lantai dasar box caulvert sama bantuan,alat berat bego, terkesan sangat-sangat tidak secara profesional, Tidak nampak,baik dari Pengawas.PPTK.PPK saat pemasangan box caulvert tersebut dilokasi projek saat itu.

Pekerjaan projek tersebut di menangkan oleh pihak kontraktor pelaksananya Nama Tender Pembangunan Saluran U-Ditch 120/120 dengan Cover Gandar 10 ton ((SAL. SISI BARAT JL. KENDANGSARI BARAT) )
Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi
K/L/PD Pemerintah Daerah Kota Surabaya
Satuan Kerja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga
Pagu Rp. 5.000.000.000,00
HPS Rp. 4.916.959.782,00
Nama Pemenang Alamat NPWP Harga Penawaran Harga Terkoreksi Harga Negosiasi
PT. BERLIAN KARYA TEKNIK Jl. Melon tengah No.32 Perum Pondok Candra, Sidoarjo – Sidoarjo (Kab.) – Jawa Timur 63.222.425.9-643.000
Rp. 4.203.951.451,50
Rp. 4.203.951.451,50.

Sebuah pekerjaan paket pembangunan pemasangan box caulvert, yang nilai nominalnya sebesar miliyaran rupiah, bisakah dijamin kekuatannya sampai 20 Tahun,nampak pengerjaan yang dikerjakan oleh pihak PT.Berlian Karya Teknik,diduga tak beraturan terkait peraturan pekerjaan, didalam perjanjian kotraknya dengan pihak Pemkot Surabaya. Sempat berita ini diturunkan kepermukaan publik (khalayak) banyak, disebabkan ada sorotan dari LSM Laskar Merah Putih (LMP) Surabaya.

Terkait pengerjaan pekerjaan sebuah projek pemasangan box caulvert dijalan.Kendangsari Barat,bernama Buyung selaku Korwil Timur, mengatakan ” Pekerja tidak memakai helm, hanya rompi dan sepatu saja.ujar Kordinator Wilayah (Korwil, red) Timur, sebab urugan tanah kembali samping U-Ditch ada yang tercampur lumpur.ungkap dia (Buyung) tadi,masalahnya tanah lumpur tidak boleh digunakan untuk urugan samping U-Ditch karena kurang kuat.” Pungkasnya.

Masih lebih lanjut, konfirmasi dengan Buyung selaku Korwil Timur bidang investigasi, terkait pengeringan dan lantai dasar sebelum box caulvertnya terpasang,menegaskan ” Saat pemasangan saluran U-Ditch air di lokasi kurang surut atau belum kering.ungkapnya laki-laki berparas tinggi kurus turunan Jawa ini,Papan nama tergeletak tak terurus.sudah saya ingatkan dari pihak dinas yang terkait khususnya PU di media.ujar Buyung korwil Timur,Direksi Keet terbengkalai atau tidak sesuai dengan standar lapangan yang seharusnya tertutup.”Tegas Buyung saat itu.

Ketika, awal dari pengerjaan projek pemasangan box caulvert, di jalan.Kendangsari tersebut, sempat di konfirmasi dari salah satu pengunjung (Konsumen) nggak mau dimediakan namanya,di Supermarket samping lokasi projek tersebut, mengatakan ” untuk pekerjaan begini (nox caulvert) ini.mas, aturannya pakai lantai dasar.ujar dia (sumber) tadi, sebelumnya airnya ya dikeringkan sebelum box caulvert dipasang.dijelaskan, sumber yang namanya nggak di mediakan, sebab yang dipasang jalurnya ini, jalur jalan raya, khan berbeda-beda berat tonase dari kendaraan lewat sini.mas (Wartawan, red).” Pungkasnya,saat diparkiran mobil depan supermarket saat itu.(BYP)

More From Author

Pengerjaan Tak Berarturan PT. Berlian Karya Teknik, Pemasangan Box

Humas RSUD Ploso Tidak Sesuai Tupoksi, Pembangunan Gedung Phonek (DBHCHT) Terlambat