Surabaya.arusbawah@com. pengerjaan projek lapangan sepak bola, mempersiapkan untuk memupuk dan mencari bibit dari anak-anak Bangsa, yang seharusnya ditunjang bukan hanya bosa basi terkait sarana dan prasarana,dari pihak Pemerintah tetapi realita dengan sarana dan prasaran persepak-bolaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka dari pihak Pemerintahan kota (PEMKOT) kota Surabaya, sepertinya melakukan pembangunan lapangan sepak bola mulai permukiman kota sampai perkampungan warga yang berbasis ekonomi lemah,sehingga bisa merasakan fungsi dari pembangunan lapangan sepak bola yang sudah terbangun nantinya.

Maka, untuk itu Pemerintahan kota (PEMKOT) kota Surabaya, didalam lelang atau tenderkan dari beberapa, pembangunan lapangan sepak bola,melalui LPSE Tahun 2023.misalkan contoh dimenangkan oleh pihak Nama Tender Pembangunan Lapangan Sepak Bola ((BELAKANG KANTOR KEJAKSAAN SUKOMANUNGGAL RW 02) )
Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi
K/L/PD Pemerintah Daerah Kota Surabaya
Satuan Kerja Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata
Pagu Rp. 1.601.184.456,00
HPS Rp. 1.600.966.000,00
Nama Pemenang Alamat NPWP Harga Penawaran Harga Terkoreksi Harga Negosiasi
AISAR BAHARI JAYA Dsn Pancor – Bangkalan (Kab.) – Jawa Timur 42.254.433.8-644.000
Rp. 1.396.452.469,74 Rp. 1.396.452.469,74
Namun, dari hasil temuan investigasi awak media online arusbawah@com, terkait dugaan Ketinggian Tanah lapangan sepak bola dari pada jalan umumnya.Tanah urukan diduga tanah humus.Tapi jika itu ada beda tinggi dengan tanah sebelah seharusnya pakai batu kali bukan batu kumbung.sedangkan,strosnya harus ada sepatu, kemudian sloof pondasinya sebab pengerjaan projek lapangan sepak bola,dibelakang kantor Kejaksaan Sukomanunggal,tanpa terlihat,ada papan nama proyek.Apalagi, awak media online arusbawah@com saat investigasi,sang pengawas pun, sempat pa’po (clingak-clinguk) ketika ditanya reksigitnya dilokasi saat itu.

Sempat,menjadi sorotan dari pihak LSM.Laskar Merah Putih (LMP) Surabaya,terkait pembangunan projek lapangan sepak bola,dibelakang kantor Kejaksaan Sukomanunggal Surabaya,oleh pihak Buyung membidangi Investigasi Korwil.Timur, menegaskan ” Kesalahan 1. Tanah humus di urug.ungkapnya (Korwil Timur), sebab Tanah humus tidak boleh dibuat urugan karena mengandung mikro organisme yang cukup banyak.jela si buyung (panggilan akrabnya), sehingga bisa menyebabkan perubahan struktur Tanah
bergelombang ” Tegasnya.
Lebih lanjut apa yang diklarifikasikan oleh pihak Buyung selaku Kordinator Wilayah Timur,mengatakan ” untuk yang kedua (2). Tidak ada pemadatan di lokasi pekerjaan, ujar si rambut ikal, ada dugaan metodelogi kerja dilapangan tidak diterapkan dengan benar secara teknis.ungkap Buyung untuk,strous minimal 2 meter masuk ke dalam tanah kalau untuk lapangan
“Kata Buyung.
Masih dengan Kordinator Wilayah Timur (Korwil.Timur) terkait pembangunan lapangan sepak bola tersebut,mengungkapkan “Strous minimal dua (2) meter masuk ke dalam tanah kalau untuk lapangan.ulas aktivis LSM.Laskar Merah Putih (LMP),Diameter minimal 20 cm.Itu lapangan lebih tinggi dari pada jalan.ujar laki-laki berpawakan kurus,
dan strous itu harus ada sepatu kemudian. sloof pondasi, dan kolom untuk pengikat atas pondasi, kemudian balok lajur di atas pondasi.”Ungkap Buyung Kordinator wilayah Timur dari LSM.Laskar Merah Putih (LMP).(BYP)

