Surabaya, arusbawah.com.Merebaknya kasus dugaan terkait penggandaan tiket yang dilakukan oleh berinisial Galih, salah satu karyawan Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) dituding melakukan penggandaan tiket masuk ke tempat wisata tempat bekerja itu.
Merasa tidak melakukan hal seperti yang ditudingkan manajemen, dan meminta perlindungan hukum ke Wali Kota Surabaya serta berbagai lembaga pemkot dan lembaga hukum lainnya.hal kejadian diatas tersebut sudah pernah di publikasikan pihak media online jatimnow.com.berjudul ” Dituding Gandakan Tiket KBS,Galih Wadul ke Walikota Surabaya “,Selasa,08 Nov 2022 17:38 WIB.
Ternyata,dari sikap pihak Managemen Plin-Plan atas Pembiaran,permainan Layangan surat Galih,hanya sebuah gambaran (Wacana, red).langkah yang dilakukan oknum berinisial Galih,, untuk melaporkan delik aduan dianggapnya sebagai gambaran (wacana) terkait mencari perlindungan hukum,disebabkan nasibnya sudah diujung tanduk,oleh pihak managemant khususnya HRD,yang diduga sudah mengeluarkan surat pemecatan bagi dirinya.namun, sangat disayangkan dari tindakan Galih sudah diduga mempermainkan, melecehkan sebuah lambang Negara baik di Pemerintahan Kota (PEMKOT) Surabaya khususnya Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya dan Polrestabes kota Surabaya, Inspektorat.Kejaksaan Negeri Surabaya,Badan Pengawas PDTS KBS.
Berarti dari beberapa lembaga Negara ini menerima sebuah (Gambaran/Wacana) laporan palsu,terkait tersangka penggandaan tiket saat itu atau pencemaran nama baik Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang dipimpin Khairul Anwar. Lebih-lebih aneh lagi, saat ini antara HRD PDTS KBS sendiri, dengan Oknum berinisial Galih tiba-tiba ada kemesraan ada apa…..dibalik kemesraan itu.ada dugaan sikap Managemen PDTS KBS, lakukan pembiaran kasus Tiketing.
Apalagi, pernah yang terpublikasi, dicuplik dari media online jatimnow.com, terkait, penggandaan tiket tersebut,masalah itu akhirnya terjadi menimpanya. (GL) Pada Minggu 9 Oktober 2022, oknum Galih bertugas sebagai tenaga bantuan tiketing di lokasi loket bulat di Gate Utama KBS “Yang dituduhkan manejement KBS kepada saya itu tidak benar. Karena itu saya mengirimkan surat ke Bapak Wali Kota Surabaya, Inspektorat dan lembaga-lembaga lainnya, untuk meminta perlindungan hukum,” ujar Galih kepada jatimnow.com, Selasa (8/11/2022).
Sehingga, team awak media online arusbawah.com turun gunung, dilokasi TKP dimana oknum berinisial Galih bekerja di, PDTS KBS tersebut sempat diklarifikasi saat itu,pihaknya mengatakan ” saya Surati Walikota ( PEMKOT.Polrestabes.Inspektorat dan Kejaksaan ).ujar dia pegawai PDTS KBS lagi, lainnya tembusan saja,akhirnya pihak managemant hampir merespon,tp surat saya sudah saya layangkan.ungkapnya dia (Galih) tadi,kalau ada pemecatan tidak ada, kalau ada pasti ada tulisan pemecatan.”Pungkasnya.
Menurut, dari pernyataan Galih pun, terkait melayangkan perlindungan hukum tersebut, surat kepihak baik Walikota.Polrestabes.Inspektorat dan Kejaksaan. yang dinilai sebagai gambaran (wacana, red) kronologis surat tersebut menimpanya, mengakui ” sehingga duduk bersama dengan internal (manageman).ulas Galih lagi,ojok banter-banter didelok uwong (jangan keras-keras didengar orang banyak.)(saat dicerca pertanyaan wartawan).ungkap dia (Galih),Khan itu hak saya,memberikan gambaran (yang maksud delik pengaduan).” Akunya, saat dicerca pertanyaan banyak menyelah saat itu.
Kemudian, terkesan tindakan menakut-nakuti kepihak Managemen, dari apa yang dilakukan Galih, pihaknya masih mempertahankan kata-kata “Gambaran” seputar pertanyaan sebuah gambaran atau delik aduan, dari surat laporan tersebut.menegaskan “kalau misalkan tidak ada respon,ya.saya lanjutkan.ya minta perlindungan hukum.ungkap Pekerja PDTS Kebun Binatang Surabaya (KBS) tersebut.saya ini masyarakat,memberikan gambaran.ini Khan surat terbuka.khan itu hak saya juga memberikan gambaran (maksudnya,delik aduan).”Tegas Galih saat dikonfirmasi disalah satu kedai makanan dilokasi PDTS KBS.
Ketika team media online arusbawah.com wawancarai oknum GL ini mengatakan bahwa. Apa yg di lakukan semata mata unt menunjukan bahwa kalau jika dia di PHK akan melakukan hal tersebut semata mata untuk menakut nakuti. sehingga dia menyepelehkan lambang-lambang Negara dalam hal ini walikota. Polrestabes. Inspektoratdan lembaga lainnya.. sehingga hal tersebut membuat management PD.KBS menjadi membatalkan keputusan mePHK dirinya. Sikap plin plan management PD KBS ini menjadi terseretnya nama walikota.polrestabes dan instasi lainya oleh oknum Galih ini. Karena sudah di publikasikan ke media saat itu.
( BAZ/korlip)

