ARUSBAWAH//SURABAYA// Pemerintah Provinsi Jatim Dalam rangka mengantisipasi krisis ekonomi yang akan terjadi di th 2023 Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan berbagai upaya utk mencegah krisis pangan yg di prediksi akan terjadi di tahun 2023 dengan melahirkan sebuah Program Iki Jatim (Inisiatif,Kolaboratif,Inovatif)
Talkshow yg di Inisiasi Diskominfo Jawa Timur di Hotel ibis Surabaya dengan menghadirkan narasumber sbb
1, Hadi Dediyansah, S.pd, MHum komisi E DPRD JAWA TIMUR
2, Diana Rosiana Samar (Ketua Umum Arek Suroboyo Bergerak )
3, DR. Muazaroh, SE. MT (Universitas Hayam Wuruk Perbanas).
Dengan moderator ; Aulia Mawardhika
Saat sang moderator memberikan pertanyaan pada cak hadi sebagai anggota legislatif Jatim tentang program apa yg sdh di buat pemerintah Jatim dlm mencegah dan menghadapi krisis di tahun 2023 , dengan tegas dan jelas cak hadi mengapresiasi bu khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur satu langkah lebih maju , karena saat di tanya di paripurna tentang kesiapan pemerintah provinsi jatim dalam menghadapi krisis di tahun 2023, beliaunya langsung menjawab dengan Program Iki Jatim dan menjelaskan bahwa Iki Jatim adalah ; Inisiatif, Kolaboratif,Inovatif .

Sedangkan Diana Rosiana Samar sebagai ketua umum Arek Suroboyo Bergerak menjelaskan bahwa di tahun 2023 diperkirakan akan ada krisis ekonomi dan energi imbas dari konflik yg terjadi antara Ukraina dan Rusia, dimana Ukraina adalah Negara penghasil Gandum yang terbesar di dunia, cuman utk Indonesia gak akan berpengaruh, karena makanan pokoknya bukan gandum tapi padi,jika benar krisis itu terjadi maka kita pasti bisa melewati itu semua dg menyiapkan mental kita utk bisa melewati itu semua dan kita tetep harus optimis dan berfikir positif tapi tetap tidak over confident. Sebab menurut Diana ; masyarakat kita sudah pernah melewati masa – masa sulit di tahun lalu saat pandemi Covid 19 melanda Indonesia,buktinya kita semua bisa melewatinya bersama.
Sedangkan DR. Muazaroh, ST, MT dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas mengatakan ; kita jangan pernah berfikir pesimis,kalau kita berfikir pesimis bahwa itu akan berdampak ke kita maka itu akan terjadi maka kita tetap harus berfikir optimis bahwa kita mampu melewati itu semua dengan segala persiapan yg matang dan mengurangi keinginan keinginan yg tidak perlu, agar tidak membebani dan mencoba utk mencari penghasilan yang lain di luar penghasilan yg tetap.
Di sesi tanya jawab : Rudy Gaul Ketua DPC KOMBATAN SURABAYA : Menyampaikan,” Bahwa di tengah ancaman krisis yg membayangi Indonesia, sebanyak 25,000 pegawai outsorsing kota surabaya akan dipotong gajinya sebesar 700 ribu perbulan, tentu ini pasti akan menjadi beban masyarakat mestinya pemerintah kota Surabaya tidak mengambil kebijakan yg seperti itu dan lebih menitik beratkan ke program” Yang bermanfaat pada masyarakat.

Sebelum acara berakhir, Elia Bambang Julianto Ketua gerakan kasih Jawa Timur memberi masukan ke pak hadi sebagai legeslator Jawa Timur, agar pemerintah lebih meningkatkan kecerdasaan legislasi dan membuat laboratorium politik, utk menampung dan mendengar suara dari masyarakat dan persoalan – persoalan yg terjadi ditengah – tengah masyarakat.
(Barry)

