SURABAYA//ARUSBAWAH//Pengerjaan proyek untuk pembangunan rumah pompa merupakan salah satu program pengendalian banjir guna mengatasi permasalahan banjir. Rumah Pompa sendiri merupakan tempat yang digunakan oleh pompa air untuk memindahkan atau menaikkan debit air serta mengatur besarnya air yang dapat dikeluarkan oleh pompa tersebut.
Pembangunan proyek rumah pompa diwilayah Kebon Agung Surabaya yang menelan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)’ Tahun 2021/2022.

Sempat dari awak arusbawah.com memampangkan tulisan ini sebuah bentuk informasi kepada masyarakat
Luas Tender Bangunan Konstruksi Penunjang Rumah Pompa (Pompa Kebon Agung)Jenis Pengadaan Pekerjaan KonstruksiK/L/P D. Pemerintah Daerah Kota Surabaya Satuan Kerja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pagu Rp. 1.700.003.995,00 HPS Rp. 1.677.408.734,00 Nama Pemenang Alamat NPWP Harga Penawaran Harga Terkoreksi Harga Negosiasi CV.Jehovah Jireh Jl. Gianyar C-4/41 Purimas – Surabaya (Kota) – Jawa Timur31.756.632.1-615.000. Rp. 1.675.131.122,84. Rp. 1.675.131.122,84. Rp. 1.671.304.495,00.namun sangat disayangkan dilihat secara pekerjaan dialokasi, pengerjaan proyek rumah pompa kebon agung di duga Amburadul

Pemancangan paku bumi terkesan terlambat dan mobil alat perlengkapan pancang pun manual.kisdam pun terbuat dari bambu bukan besi speel dan tanpa dewatering, sehingga pekerja pun mengalami kesulitan saat itu.
Kasus pengerjaan proyek rumah pompa kebon agung tersebut membuahkan bagi pekerja driver tiang pancang sendiri.sempat diklarifikasi dan tidak mau disebutkan namanya di media arusbawah, sempat menggerutu ” saya khan pemancangan saja.ujar dia driver pancang lagi.masalah kisdam ya banyak airnya caranya gini.ungkapnya si pekerja pancang tadi.sehingga saya pun mengalami kesulitan saat itu.seharusnya besi speel.nunggu kelamaan.”gerutu dia driver pancang paku bumi saat itu.

Masih dengan driver mobil pancang, sempat dikonfirmasi terkait,saat pemancangan ada kendala alat kerjanya,mengakui “iya, seharusnya dewatering.nunggu sampai sekarang.ungkap driver mobil pancang yang berpawakan tinggi.
Memang kemarin ya ada counsultan harusnya pakai besi speel (gak sesuai gambar).ulasnya sumber terkuat dialokasi rumah pompa,kalau pemancangan sudah 1 minggu, banyak problem saya.” Akunya, ketika dikonfirmasi awak media arusbawah.com.
Selain itu, dari si Buyung Ketua korwil Timur LSM. Laskar Merah Putih menyikapi,”dari ketidaksempurnaan pengerjaan proyek tersebut.Menegaskan ” Berarti kan pihak tukang (driver pancang) sudah tau.ujar dia lagi, ya harus memperbaiki metode kerjanya.ulas si buyung,untuk pekerjaan yang tidak dilakukan, tidak perlu untuk dibayar.Tegas Korwil Timur LSM.Laskar Merah Putih dikantornya.
Masih dengan Kordinator wilayah Timur LSM.Laskar Merah Putih (LMP) menyikapi terkait kinerja penyedia jasa dan barang dialokasi proyek rumah pompa Kebon Agung, mengatakan “Seharusnya ada pengawasan ketat dari pihak perencanaan dan pengawasan dari pemkot sendiri.ulas dia (si Buyung, red).Apalagi, pekerjaan tersebut sudah dari awal diduga menyalahi gambar.ujar Korwil Timur LSM.LMP saat itu, masak harus dengan alasan addendum,kecuali pekerjaan sudah 50% s/d 75% kalau memang harus ada yang di adendum (dirubah) ya.baru ada dirubah.mas.” Pungkasnya.(BYP)

