ARUSBAWAH//SIDOARJO//Satuan Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo di tahun anggaran 2024, melmiliki kegiatan Rehabilitasi Ruang Kelas SMP Negeri 2 Tanggulangin, untuk menyediakan ruang belajar yang layak dan lingkungan belajar yang sehat dan bebas banjir.
Diketahui yang dilaksanakan oleh Pagu Anggaran Rp 1.754.105.000,00 dan HPS ( harga Perkiraan sendiri ) Rp 1.754.180.024 ,00 dengan Pemenang CV Cipta Buana dengan Harga penawaran Rp 1.541.113.205,00, kegiatan utama pada 3 ruang kelas dengan luas / kelas 7m¹ × 8m¹, memasang Udict / U gatter guna mengantisipasi genangan air (Banjir) dilingkungan SMPN 2 Tanggulangin, selain itu 2 pompa air, dan penambahan daya listrik untuk pengoperasian Pompa air.
Berdasarkan fakta dilokasi, walhasil keadaan kebanjiran lingkungan sekolah semakin parah. Salah satu orang tua murid (wali murid) yang berinisial Lf, yang rumahnya tidak jauh dari sekolah mengatakan,” Dari awal mulai kerja sudah terlihat mas, mulai penggunaan bahan dan cara kerja tukang,” tandasnya.
Disisi lain, Sela pemerhati lingkungan antikorupsi mengungkapkan,” Bila sebuah kontruksi tidak sesuai dengan kegunaanya, berdasarkan fakta perencaan desain kontruksi tidak matang, penggunaan material yang kurang berkualitas, juga pengawasan yang tidak ketat, secara otomatis gagal, yang berakibat tidak bisa di gunakan penghuni atau pengguna gedung itu, inilah fakta kerugian negara,, dan rumor yang beredar ada pejabat penerima kado dari pelaksana kegiatan” Terangnya.
Berdasarkan hal tersebut, awak media ini berkonfirmasi ke pejabat Dinas Pendidikan dan Kebuayaan Kabupaten Sidoarjo, M Lutfi sebagai PPTK ( pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan) lewat selulernya, dan belum menanggapi konfirmasi tersebut, hingga berita ini di tayangkan.
(dr)

