Surabaya// ArusBawah.com Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat infrastruktur untuk mensejahterakan masyarakat kota Surabaya, seperti program peningkatan jalan dan saluran, guna mencegah terjadinya banjir, serta mengurangi kemacetan. Rabu 11/12/2024

Saat ini pekerjaan pemasangan U ditch dan pengaspalan, di jalan tenggumung, Kel Pegirian kec Semampir kota Surabaya, dari awal menjadi sorotan dikarenakan pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis
Kurangnya pengawasan dari pihak dinas terkait, sehingga pekerjaan pemasangan U ditch beton
tidak sesuai spesifikasi teknis dan tidak dilakukan pemasangan lantai kerja, sebuah langkah standar yang seharusnya diterapkan untuk memastikan stabilitas dan daya tahan struktur saluran.

Pentingnya lantai kerja merupakan fondasi awal yang berfungsi untuk menstabilkan dasar saluran sebelum pemasangan U ditch. Namun lantai kerja tersebut diabaikan, sehingga bisa menimbulkan kekhawatiran serius terkait kualitas hasil akhir proyek ini. Tidak adanya lantai kerja dapat berakibat fatal, terutama dalam memastikan kekuatan struktur dan efektivitas fungsi saluran dalam mengalirkan air.
Dugaan pelanggaran juga ditemukan dalam aspek elevasi pemasangan U ditch beton. Dari pengamatan lapangan, pemasangan U ditch tersebut terindikasi dilakukan secara asal-asalan tanpa memperhatikan elevasi yang tepat. Ketidaksesuaian ini dapat menyebabkan posisi U ditch tidak merata, yang pada akhirnya mengganggu aliran air berfungsi tidak optimal, yang pada akhirnya bisa memicu masalah banjir atau kerusakan infrastruktur jalan di area sekitar dikemudian hari.
Bukan hal itu aja saat melakukan investigasi di lapangan tidak ada memasang papan nama informasi proyek adalah implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan.
Menurut Amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Proyek di jalan tenggumung tersebut satu paket dengan pengaspalan,” tuturnya.
Bukan saluran aja yang di lakukan asal-asalan, pengaspalan juga dilakukan asal-asalan dan tidak. Mementingkan mutu melainkan mementingkan. Meraub ke untung besar pihak kontraktor, atas kerugian pemerintah apa kontraktor bisa bertanggung jawab.
“Waktu awak media,arus bawah melakukan konfermasi kepihak pengawas proyek tersebut melalui via whatsApp, “pengawas tersebut mengarahkan ke pihak kontraktor, setelah menghubungi kontraktor salang tuding sampai saat ini tidak ada respon sampai sekarang,” ungkapnya.
(Barri)

