ARUSBAWAH//BOJONEGORO//Rapat banggar kabupaten Bojonegoro telah dilaksanakan di ruang banggar DPRD yang terletak di jalan veteran. Hal ini tentunya membahas tentang anggaran yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah kabupaten Bojonegoro.
Hadir dalam rapat banggar,ketua DPRD beserta anggota banggar, sekretaris daerah beserta asisten dan OPD kabupaten Bojonegoro selaku pelaksana segala usulan yang di usulkan dalam rapat banggar.
Rapat berjalan agak alot karena banyaknya usulan dan juga terkait pengurangan laba yang berada di BUMD kabupaten Bojonegoro. Hal ini tentunya memunculkan pro dan kontra. Sehingga rapat berjalan agak alot, Namun dapat teratasi dengan baik dan terselesaikan dengan musyawarah dan mufakat.
Banyak segala usulan yang menjadi perdebatan dalam rapat banggar ini. Diantaranya usulan dari Sigit Kushariyanto selaku anggota DPRD dimana dalam penanganan dari PDAM pt tirta buana yang mana dalam penangan air di kabupaten Bojonegoro sangat sulit. Hal ini mengimgat di saat musim kemarau air di Bojonegoro sangat sulit. Jadi permasalahannya bukan pembangunan fisik. Tetapi terkait pengadaan airnya yang mengalami kekurangan.
Dalam kesempatannya Sukur Priyanto selaku wakil ketua DPRD kabupaten Bojonegoro menjelaskan ” Terkait BKKD ada perubahan pengajuan bantuan kusus keuangan desa. Pihak desa yang kemarin belum dapat akan mendapatkan nanti pada saat P – APBD. Hal ini tentunya akan membuat desa di kabupaten Bojonegoro lebih maju dengan pembangunan yang lebih baik”. Pungkasnya.
Meskipun banggar berjalan sampai malam, rapat tersebut tetap berjalan dengan baik. Yang lebih menghangatkan lagi adalah pengajuan pembangunan Bojonegoro terkait dengan adanya pelebaran jalan yang diajukan pihak PUBM. Retno selaku kepala PUBM menyampaikan terkait adanya pelebaran jalan di wilayah kabupaten Bojonegoro agar pemakai jalan merasa nyaman. Sudah saatnya Bojonegoro melakukan pelebaran jalan. Sehingga pada saat jam – jam tertentu tidak mengalami kemacetan karena bersamaan dengan pulangnya anak sekolah.
(red)

