ARUSBAWAH//SURABAYA//11 Agustus 2024 – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal), Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah, secara resmi menutup Kejuaraan Tenis Meja Pelajar Nasional Piala Dankodiklatal 2024 yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) Jalakrida Wacana Akademi Angkatan Laut, Bumimoro Surabaya, Minggu (11/08/2024).
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (09/08/2024) ini menampilkan talenta-talenta muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kategori SD Putra, Muhammad Jovan Mashuri dari MI Islamiyah Kalidawir berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Cakra Putra Wistara dari MI Asunnah Kediri di posisi kedua. Untuk kategori SD Putri, Keysha Ananta Anggraini dari SDN Wonorejo 1 Jember tampil sebagai juara pertama.
Di kategori SMP, Alden Falahii Catra dari SMPN 3 Kudus menjadi juara pertama untuk putra, sementara Oktavia Kirana Dewi dari MTSN 9 Kediri meraih gelar juara pertama untuk putri. Pada kategori SMA, Rahmat Dwiputra Septian H. dari SMK YP Karya Tangerang memenangkan kategori putra, sementara Ananta Via Faradila dari SMAN Olahraga Sidoarjo mendominasi kategori putri.
Untuk kategori beregu campuran, Tim Arwana Jaya (A) Jakarta berhasil meraih juara pertama, sedangkan Yoyok dari Tim Melati Surabaya menjadi pemenang dalam kategori Divisi V.
Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah dalam sambutannya mengapresiasi semangat dan kedisiplinan para atlet yang telah berjuang keras sepanjang kompetisi. “Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para pemenang. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat yang tinggi,” ungkapnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para atlet yang belum meraih kemenangan agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras demi prestasi yang lebih baik di masa mendatang. “Kekalahan hanyalah kemenangan yang tertunda. Teruslah berlatih, agar pada event yang lain, kalian mampu berprestasi lebih baik lagi,” tegasnya.
Kejuaraan ini diharapkan mampu menjadi ajang pembibitan atlet-atlet tenis meja nasional yang kelak bisa bersaing di tingkat dunia.
(red)

