ARUSBAWAH//SURABAYA//Sungguh malang nasib anak DBF (13) asal Bulak Banteng Surabaya itu. Bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh 2 oknum anggota.
Pengeroyokan terjadi pada pagi hari di Jl. Dukuh Bulak Banteng Sekolahan 1 pada hari Sabtu, 30 Maret 2024 sekitar pukul 03.00 dini hari tersebut, beruntung terekam kamera CCTV kampung.
Rekaman CCTV tersebut menunjukan pelaku berjumlah dua orang, diduga kedua pelaku masihs anggota yang terlihat mengendarai dua sepeda motor tiba-tiba berhenti ditempat korban nongkrong bersama teman-temannya yang akan melakukan patroli sahur atau membangunkan warga untuk makan sahsahur.
Kedua oknum anggota tersebut diduga merupakan anggota kepolisian atau Satpol PP. Karena, dalam rekaman kamera CCTV tersebut, terlihat kedua orang yang mengeniaya korban menggunakan celana dan sepatu khas anggota kepolisian atau Satpol PP.
Usai di hajar habis-habisan, DBF yang merupakan anak dari anggota Shabara Polsek Simokerto tersebut dibawa dengan menggunakan sepeda motor salah satu pelaku pengeroyokan tersebut.
Dari keterangan orang tua korban, Bripka Widaryadi, usai dihajar, anaknya diserahkan kepada petugas Polsek Kenjeran yang saat itu sedang jaga malam,Iptu Dwi Kanit Binmas dan dua angota Lantas, Aiptu Muchtar selaku Bhabinkamtibmas Bulak Banteng dan beberapa Satpol PP di bawah Jembatan depan SDN Manggala.
Akibat dari kejadian pengeroyokan tersebut, anak saya mengalami patah tulang rahang dan retak. Setelah tahu DBF anak saya (polisi), anak saya disuruh membersihkan darah yang bercecer hingga kakinya oleh pelaku,” kata Widaryadi.
Widaryadi tidak terima anaknya dikeroyok hingga patah tulang rahang, apa lagi pengeroyokan di lakukan oleh anggota, lanjut Bripka Widyardi melaporkan kejadian yang tidak pantas di contoh ini ke PPA Ditreskrimum Polda Jatim.
Karena kejadian pengeroyokan tersebut, anak saya harus menjalani operasi di RS Bhayangkara. Bahkan untuk makan saja, harus menggunakan suntikan,” ungkap Widaryadi.
(Team)

