Pengerjaan Pemasangan Box Caulvert Acak-Acakan, CV.DANI NIKI SEJAHTERA Perlu di Tinjau Kembali

Surabaya. arusbawah.com- Projek pemasangan udicht (u-gater/box caulvert, red) sudah mulai mewarnai kota Surabaya, hal ini sudah semestinya, pengerjaan demi pengerjaan untuk pekerjaan projek pemasangan udicht (ugater/box caulvert, red) seharusnya, benar-benar adanya keseriusan dari keterkaitan pihak baik Mandoran.Pelaksana.Counsultan Pengawas.PPTK dan PPK, yang seharusnya mengontrol setiap pengerjaan pekerjaan proyek tersebut, disebabkan pengerjaan pekerjaan projek pemasangan udicht (ugater/box caulvert) tersebut, bukan menelan anggaran yang sebesar puluhan juta, melainkan menghabiskan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD/APBN) sebesar Miliyaran rupiah.Maka, dalam pengerjaan pekerjaan projek tersebut harus terkontrol dan jangan sampa terkesan menelan atau bahkan menghambur-hamburkan keuangan Negara selama ini.

Bahkan, berdasarkan atas temuan dari awak media arusbawah@gmail.com,hasil dari investigasinya sempat menyinggung terkait pemenang lelang (tender, red) pekerjaan paket yang dimenangkan, Nama Tender Pembangunan Saluran U-Ditch 150/150 dengan Cover Gandar 10 ton (SALURAN TEPI NGAGEL JAYA SELATAN SISI UTARA DAN OUTLET CROSSING)
Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi
K/L/PD/ Instansi Lainnya Kota Surabaya
Satuan Kerja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga
Pagu Rp. 5.232.500.000,00
HPS Rp. 5.203.656.509,00
Nama Pemenang Alamat NPWP Harga Penawaran Harga Terkoreksi Harga Negosiasi
CV. DANI NIKI SEJAHTERA INDONESIA Perum Citra Medayu Residence D/9 RT 01 RW 01 Medokan Ayu, Rungkut – Surabaya (Kota) – Jawa Timur 01.581.153.2-614.000
Rp. 4.422.000.000,00
Rp. 4.422.000.000,00.

Terkait pengerjaannya CV tersebut dilapangan, adanya pelanggaran K3 dari pihak pekerjanya yang tidak pakai alas kaki atau sepatu projek (boot, red).ada pekerja nekad untuk mengatur udicht saat dimasukan kesaluran,hanya pakai kaos biasa tanpa rompi dan alas kaki (sepatu boot/projek).tanpa dewatering box caulvert (udicht) langsung masuk pemasangan.meskipun ada pompa air,hanya untuk kamuflase saja.dan tampak pekerja memasang bebatuan besar untuk mengganjal udicht yang sudah terpasang.Hal ini sangat-sangat mengkhuatirkan pengerjaan pekerjaan paket tersebut,menghambur-hamburkan keuangan negara, bisa diduga adanya permainan antara pihak pelaksana.pengawad dan PPTK atau PPK kongkalikong,sebab adanya pembiaran saat itu.

Sempat berita ini, di beritakan kepermukaan publik karena adanya sumbernya dari awak media arusbawah@gmail.com,dari salah satu juru parkir yang latar belakangnya profesi mantan pelaksana dibidang konstruksi berinisial LH mengatakan ” Kesalahan, pekerja tidak memakai APD lengkap, yang di kenakan hanya rompi dan helm, tidak memakai sepatu dan sarung tangan.ungkap sumber berinisial LH lagi,Kesalahan, tidak ada rambu-rambu garis pengaman dan petugas keamanan k3 di lokasi pekerjaan tersebut.ulasnya juru parkir didepan pintu,depannya lokasi proyek tadi, tidak ada dewatering, yang seharusnya dilakukan ketika penggalian dan pemasangan agar terhindar dari kerusakan utilitas yang ada di area tersebut.”Sanggah Sumber juru parkir tadi malam (Selasa 12 Maret 2024).Pungkasnya.

Lebih lanjut, masih dengan sumber berinisial LH, terkait cousultan yang benar-benar untuk bekerja seperti ini,harus menghasilkan karyanya sendiri,menegaskan ” Konsultan supervisi atau konsultan pengawas harus menindak proses pelaksanaan pekerjaan tersebut apabila tidak sesuai dengan prosedur, dan pengawas harus memberi sanksi.tukasnya,sumber mantan pelaksana konstruksi lagi,Pihak Dinas harus bisa mengambil tindakan tegas dan memberi sanksi kepada kontrak tersebut.tanggap LH berpawakan gemuk saat itu,Apabila semua diam, dimungkinkan ada permainan yang merugikan anggaran rakyat.” Tegas sumber awak media arusbawah@gmail.com berinisial LH ketika itu.

Lebih lanjut lagi, masih dengan sumber mantan pelaksana konstruksi berinisial LH, terkait pengeringan yang dilakukan oleh pihak pekerja CV. DANI NIKI SEJAHTERA INDONESIA, mengungkapkan ” Yang namanya dewatering harus kering, jika mesin kurang besar harusnya kontraktor menyediakan pompa yang besar untuk dewatering.ujarnya saat sumber berinisial LH saat itu.Saluran bawah Uditch seharusnya ada sirtu untuk leveling, bukan diganjal, apabila di ganjal masih ada rongga dan akan menyebabkan tanah disekitar ambles.ulas dia (juru parkir) tadi, Apabila semua diam, dimungkinkan ada permainan yang merugikan anggaran rakyat, sehingga perlu dipertanyakan kepihak Bawako (Inspektorat) kota Surabaya.”Ungkap dia (sumber berinisial LH) saat ketika itu.(BYP/ROUF)

More From Author

Aliansi Purwakarta Bersatu Geruduk Gudang Manggis Yang Tidak Kantongi Ijin Expor

Heboh” Putra Daerah Asli Orang Purwakarta Bakal Calon Bupati H.Yadi Rusmayadi,AP.M.Si Jadi Kebanggaan Warga Purwakarta