Sampang, arusbawah.com – Warga Desa Paseyan, kelompok tani. berbondong bondong.mendatangi kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan. Sampang,karna diduga ketua poktan menggelapkan bantuan pupuk Z-K..
Salah satu anggota poktan durdibih beranisial (US) 40 tahun selaku Poktan Desa Paseyan mengatakan, diforum bahwa meminta dengan ke pihak BPP supaya Ketua Poktan dievaluasi atau harus ada pergantian ketua yang baru, karena untuk kepentingan bersama untuk kemajuan pertanian yang ada di desa paseyan,namum ketua poktan durdibih tidak transparansi terhadap kelompok tani yang lain, bahkan diduga menggelapkan pupuk bantuan Z-K.
“Setelah ada kegaduhan Poktan dan masyarakat petani di Desa Paseyan tersebut, akhirnya didistribusikan oleh Ketua Poktan kepada kelompok tani yang lain dan kepada warga, karena bantuan pupuk Z-K itu sudah keluar pada bulan Juni 2023. Bahkan baru dicairkan sekarang. Namun secara logika tidak masuk akal dicairkan sekarang,” kata( US) dengan nada emosi, Selasa (1/8/2023).
Pihaknya meminta harus mengadakan evaluasi atau diganti Ketua Poktan, karena ketua Poktan itu tidak transparansi kepada kelompok tani yang lain, karena pupuk bantuan Z-K itu diduga ada indikasi mau digelapkan, akhirnya ada kegaduhan di masyarakat sehingga disalurkan.

“Kedua kami menutut segera dilakukan pergantian ketua Poktan, karena ketua yang nama Aba Mu’in itu tidak transparansi terhadap warga, bahkan sudah layak diganti Ketua Poktan baru, demi untuk kepentingan pertanian di Desa Paseyan,” ujarnya.
Selain itu, kata anggota kelompok tani
bahwa warga Paseyan berbondong – bondong mendatangi kantor BPP Sampang untuk menuntut bantuan dari pemerintah pupuk Z-K, diduga disalah gunakan atau diduga digelapkan oleh ketua Poktan setempat.
“Pada akhirnya setelah terjadi kegaduhan di masyarakat sehingga anggota kelompok tani dan masyarakat meminta segera melakukan evaluasi atau pergantian Ketua Poktan, agar pertanian di Desa Paseyan lancar dan sesuai harapan warga, karena demi kepentingan warga,” tandasnya.
Sementara itu , ditempat yang sama, Ketua Penyuluhan Pertanian Desa Paseyan, Nur I’anah Chofiyah usai menemui warga di Aula pertemuan Kantor BPP Kabupaten Sampang menyampaikan, bahwa warga yang datang ke kantor BPP ini, Karena mereka merasa tidak puas dengan kepengurusan kelompok tani yang ada di Desa Paseyan atau merasa tidak adil menurut versi mereka.
“Bantuan pupuk Z-K tersebut hanya digunakan untuk Anggota kelompok tani saja. Namun sudah melaksanakan pertemuan dengan anggota kelompok tani untuk penyerahan bantuan dan sudah ada nama-nama Penerima. Namun mereka tidak masuk dalam daftar anggota Poktan, maka mereka tidak dapat menerima bantuan pupuk Z-K,dalihnya ibu Nur.
Ia menjelaskan, bahwa bersedia menunjukkan bukti-bukti Saat penyerahan kepada kelompok tani ke 25 Orang yang hadir sebagian tidak hadir dengan alasan kesibukan masing-masing anggota.namum ibu Nur tidak bisa menunjukkan buktikan serah terima pupuk Z-K kepada anggota petani paseyan.
Harapan anggota kelompok tani.di sampaikan diforum meminta kepada dinas pertanian segera melakukan evaluasi pergantian ketua poktan untuk kemajuan pertanian yang ada di desa paseyan.karna ketua poktan aba mu’in.tidak layak jadi ketua karna tidak transparansi kepada anggotanya terkait bantuan pupuk Z-K.ujarnya.kelompok tani…(am)

