Surabaya, arusbawah@com.Pengerjaan projek pemasangan gorong-gorong (uditch, red) mulai digalakan untuk mengantisipasi kebanjiran, sebab di kota Surabaya pembangunan untuk gorong-gorong bukan saja ditengah-tengah bahkan dipelosok-pelosok pinggiran kota Surabaya,sudah mulai terpasang semua.bahkan, dari pihak Eri Cahyadi selaku Walikota Surabaya,tidak tinggal diam untuk mengawasi pekerjaan pemasangan gorong-gorong, agar untuk pengerjaan dalam hal pekerjaan gorong-gorong harus sesuai aturan dalam peraturan yang diberikan oleh pihak PU & BINA MARGA kota Surabaya.

Namun sangat-sangat disayangkan,hasil dari temuan investigasi awak media online arusbawah@com,sempat berita ini dijadikan konsumsi pemberitaan khalayak ramai, sebab ada 3 pekerjaan dalam 1 paket yang ditenderkan dan dua pekerjaan yang ditemukan kekurangan didalam pengerjaannya, yaitu.dijalan.Karang Menjangan. 1. Tanpa ada pemakaian Dewatering (pengeringan). 2. Pekerja terlihat tanpa K3 (pakai sefty).dan di jalan.Mulyosari. 1. Tanpa pakai Dewatering (pengeringan air). Tanpa lantai dasar. Uditch diganjel batu kali.urukan tanah kembali seharusnya sirtu,bukan tanah lumpur bekas galian tanah lama.ini salah satu paket pekerjaan dari dua lokasi yang dikerjakan oleh pihak pemenang tender.
Nama Tender Pembangunan Pedestrian dengan Saluran (Lebar Pedestrian > 3 m) (JL. JL. AIRLANGGA – JL. KARANGMENJANGAN, JL. DHARMAHUSADA DAN MULYOSARI) ) Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi K/L/PD Pemerintah Daerah Kota Surabaya Satuan Kerja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pagu Rp. 19.757.775.999,00 HPS Rp. 19.749.444.000,00 Nama Pemenang Alamat NPWP Harga Penawaran Harga Terkoreksi Harga Negosiasi PT.BANGUN KONSTRUKSI PERSADA JL. KETINTANG MADYA CEMPAKA NO. 14 – Surabaya (Kota) – Jawa Timur 02.442.804.7-618.000 Rp. 16.455.828.821,52 Rp.
16.455.828.821,52Sempat, kasus pengerjaan projek pemasangan uditch,yang dikerjakan pihak PT. BANGUN KONSTRUKSI PERSADA, disoroti oleh pihak Buyung selaku Korwil Timur dari LSM.Laskar Merah Putih (LPM) Menegaskan ” Tidak ada dewatering atau pengeringan air pada saat pelaksanaan pekerjaan pemasangan uditch.ulasnya Korwil Timur lagi, akan menyebabkan kecelakaan dan kerusakan utilitas yang ada di sekitar pekerjaan itu.jelas dia (Buyung, red) Tidak ada benangan sebagai acuan elevasi pemasangan uditch “Tegasnya, diruangan kerjanya.
Lebih lanjut masih, dengan Buyung Korwil Timur bidang Investigasi,terkait urukan disamping uditch, mengungkapkan ” Sedangkan, urugan samping Uditch harusnya urugan sirtu, karena kalau pakai urugan tanah kembali banyak lumpur.ujar pria berambut gundul tadi,Harusnya tim teknis dinas harua mengetahui ini, tidak boleh asal menggunakan tanah semula.Jelas si Buyung lagi,lantai kerja tidak ada.jelas tidak boleh, seharusnya ada lantai kerja, bukan diganjal pakai batu.” Ungkap Buyung.
Hampir sama dengan komentar salah satu kontraktor senior di jajaran Pemerintahan kota (PEMKOT) Surabaya,yang ngak mau dimediakan namanya,berinisial FR menceritakan” bahwa pekerjaan yang sempat di video,sudah jelas.ujar dia (FR), kalau tanpa ada pihak tim lapangan pemkot, meninjau mereka, bekerjanya bisa asal-asalan selama ini.ungkapa pihaknya,ini jalanan umum kalau tanpa lantai dasar,terus jadinya gimana pekerjaan mereka”Ceriteranya saat itu, ditempat parkiran samping kantor Pemerintahan kota (PEMKOT) saat itu.(BYP)

