Ada Dugaan Penggandaan Tiket Orang Dalam Bermain, Humas KBS No.Coment

Surabaya.arusbawah.com – Sepanjang musim Corona masih ada saja, sebuah permasalahan antara lain kalau bukan sang hewan mati, kurang pangan yang melanda tempat wisata Kebun Binatang Surabaya. Padahal, satu-satunya wahana wisata kebanggaan arek Soeroboyo Yo Arek Jawa Timur.namun, sangat disayangkan baru-baru ini sempat menghembuskan angin yang tidak sedap, yang terjadi di internal Managemen dari pengelola wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) digoncang dengan adanya penggandaan kurang lebih 900 tiket masuk/harinya selama tahun 2020, untuk para wisata domestik (regional) Jawa Timur.

Sempat kasus penggandaan tiket masuk para wisatawan tersebut, di publikasikan oleh pihak awak media arusbawah.com. dikarenakan adanya dugaan yang dikorbankan, salah satu karyawan Perusahaan Daerah (PD) Kebun Binatang Surabaya, yang berinisial GF,terkait penggandaan tiket masuk.sedangkan, pihak GF sempat melaporkan hal ini, kepihak Walikota Surabaya.seiring waktu kasus yang dialami GF, hal yang sama sempat terjadi dialami karyawan berinisial.UL (petugas inti) juga.diloket bulat gate utama KBS.tertanggal. 09/10/2022.

Diantara GF dan UL termasuk keduanya dari karyawan Perusahaan Daerah (PD) KBS, ada dugaan kecurigaan dengan mesin tersebut,” Ada Dugaan Penggandaan Tiket Orang Dalam Bermain Humas KBS No.Coment “sebab, Humas dari pihak PD KBS yang bernama.Agus Supangat, ketika ditanya terkait proses hukum tersebut malah glagap-glagap (putus-putus) nada bicaranya saat itu.

Menurut dari pengakuan salah satu karyawan yang diduga terkait penggandaan tiket masuk,yang berinisial GF, saat dikonfirmasi oleh pihak awak media Bidik Mengaku “Sesuai arahan dan seperti yang biasa dilakukan, jika terjadi sistem tiket error, maka dicetak biasa dengan ada tanda tangan.ujar karyawan baru lagi. Saya pun tanda-tangani sebagai bukti bahwa saya yang mencetak tiket tanpa sistem tersebut.ungkapnya (inisial GF) tadi,Uang hasil penjualan tiket yang saya tangani, tidak terdapat kelebihan atau kekurangan, dan sudah sesuai dengan laporan yang tertera pada mesin MPOS. Jadi, tuduhan manajemen ke saya itu tidak berdasar ” akunya.

Masih lebih lanjut, langkahnya GF minta perlindungan secara hukum, yang dilakukan pihaknya, menegaskan “Tugas ketika diperbantukan di bagian tiketing sudah saya laksanakan dengan baik. Ketika ini saya dipermasalahkan, dan ancaman akan mem-PHK saya.ungkap dia (inisial GF) maka saya berkirim surat untuk meminta perlindungan hukum” tegas sumber arusbawah.com, menyurati Walikota.Inspektorat.Mapolrestabes dan Kejaksaan.

Terkait, kasus proses secara hukum penggandaan tiket yang melanda pihak Perusahaan Daerah (PD) KBS,sempat diklarifikasikan kepihak Humas Kebun Binatang Surabaya,bernama.Agus Supangat, mengatakan “yang kelebihan 900 lembar itu, apa karena mesin error’ atau kesengajaan,itu masih dalam proses.ujar Humas KBS lagi,waduh itu urusan internal Managemen, kalau saya sebatas menginfokan saja.ungkap dia (Agus Sungai) tadi, kurang tau batasnya proses itu.”pungkasnya saat ditanya kinerja dari mesin tiket tersebut,dari pihak Agus Supangat glagapan jawabnya.(BYP)

More From Author

Oknum LSM di Duga Konsumsi Narkoba Jenis Sabu dan Menyerang Salah Satu Warga Dengan Sebilah Clurit

Momentum G20 Bali, Prof. Muhammad berharap AS, Tiongkok dan Indonesia, bisa wewujudkan tata dunia yang damai