ARUSBAWAH//SERANG//Penangkapan gembong narkoba internasional Dewi Astutik menjadi perhatian serius oleh Refaldi Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Serang. Refal menilai keberhasilan aparat dalam membekuk buronan kelas kakap itu layak dicatat, namun tidak bisa dijadikan alasan untuk merasa puas terlalu cepat.
Dalam pernyataannya, Refal menyebut bahwa keberhasilan BNN mengamankan salah satu pemain besar jaringan narkotika lintas negara patut dipertahankan ketegasannya secara proporsional.
Menurut Refal, operasi lintas negara hingga berhasil membawa Dewi kembali ke Indonesia menunjukkan bahwa ketika negara benar-benar serius, kejahatan sebesar apa pun bisa dilacak dan ditindak.
“Penangkapan ini membuktikan bahwa kemampuan penegak hukum sebenarnya ada. Tinggal bagaimana keseriusan itu dijaga,” ujar Ketua PC PMII tersebut.
Namun, Refal menegaskan bahwa euforia penangkapan tidak boleh mengaburkan fakta bahwa peredaran narkoba di Indonesia masih berlangsung masif, dan kerap melibatkan jaringan yang berlapis-lapis. Penangkapan satu figur saja, bahkan yang sebesar Dewi Astutik, hanya menyentuh permukaan.
“Jangan sampai kita hanya merayakan penangkapan, tetapi membiarkan akar persoalan tetap tumbuh,” lanjutnya. Refaldi mendesak agar negara menindaklanjuti kasus Dewi dengan pembongkaran jaringan secara menyeluruh mulai dari pendanaan, rute penyelundupan, hingga keterlibatan oknum-oknum di dalam negeri.
Refaldi juga menyoroti lemahnya sistem pencegahan di tingkat masyarakat, termasuk minimnya program edukasi dan penguatan ketahanan pemuda. Menurut Refal, keberhasilan menangkap bandar tidak akan berarti tanpa pencegahan di hulu, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa yang menjadi sasaran empuk peredaran gelap.
“Penangkapan Dewi seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah, sekolah, kampus, dan komunitas pemuda. Jangan sampai ketika satu orang tertangkap, sementara ribuan pemuda setiap tahun masih menjadi korban narkoba.”
Ketua PC PMII Kabupaten Serang menyatakan siap bekerja sama dalam kampanye pencegahan dan literasi bahaya narkoba. Namun organisasi ini mengingatkan bahwa inisiatif seperti itu hanya akan efektif jika negara tidak berhenti pada momentum penangkapan, dan benar-benar memperbaiki sistem pengawasan serta pemberantasan secara berkelanjutan.
“Penangkapan Dewi Astutik adalah langkah maju tetapi masih perlu pemasifan lagi. Pekerjaan besarnya adalah memastikan jaringan narkotika tidak kembali tumbuh subur di indonesia, Dan hari ini PMII siap untuk membantu memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba di Kabupaten Serang agar generasi kita tetap terjaga.
(refal)

