. Arus Bawah: Dugaan Bancakan KBR di Kabupaten Majalengka Memenuhi Unsur Korupsi

Minggu, 08 September 2013

Dugaan Bancakan KBR di Kabupaten Majalengka Memenuhi Unsur Korupsi


 
Majalengka – Adanya dugaan bancakan pada program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) melalui dana APBN mendapat sorotan dari KETUA PRESIDIUM PUSAT LEMBAGA MISI ARUSBAWAH INDONESIA, menyesalkan adanya dugaan setoran uang ke oknum Dishutbun. Bahkan, perbuatan tersebut dianggap sudah masuk ranah pidana korupsi.

Indikasinya, dengan dana APBN 2012 yang diduga tidak diberikan utuh kepada penerima, berdampak pada berkurangnya kuota (jumlah bibit). Namun, apabila dipaksakan sesuai kuota maka kualitas rendah. Selain itu, dengan tindakan yang dilakukan oknum Dishutbun itu kemungkinan merugikan negara.

”Melihat dari kronologis tersebut, kalau perbuatan itu benar dilakukan jelas melanggar hukum. Bahkan, kami mensinyalir itu bisa masuk pada tindak pidana korupsi (tipikor, Red),” Tatang Sofyan Iskandar  kepada Media Online arusbawah dengan penuh semangat.

Sebab, menurut Tatang, program KBR itu sudah berbau gratifikasi kepada abdi negara. Sedangkan gratifikasi sesuai dengan UU Tipikor sudah masuk ranah korupsi. ”Bayangkan, dari uang Rp 50 juta yang harusnya diterima, ternyata masih dipotong untuk disetorkan, tentu dananya berkurang. Karena berkurang, maka ada kerugian di sini,” ucapnya.

Memang, terang ungkap Tatang , kalau hanya satu orang mungkin negara tidak akan banyak dirugikan. Namun, kalau banyak penerima yang menyetor maka banyak uang negara yang hilang.  tuturnnya.

Untuk itu, Presidium Pusat Lembaga Misi Arusbawah Indonesia  meminta Kejaksaan Negeri (kejari) Majalengka untuk melakukan pengusutan kasus tersebut. Sebab, ini uang negara yang harus diselamatkan, apalagi memang hak orang miskin. ”Jangan menunggu data, kejaksaan bisa memulai puldata (pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan) lebih dulu. Apalagi, isu ini sudah mencuat kemana-mana. Uang nengara harus diselamatkan,” tuturnya serius.

Tatang menambahkan, pihaknya juga tidak akan tinggal diam dalam mengusut kasus ini. Pertama kali, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada pihak Dishutbun, termasuk UPT (unit pelaksana teknis) yanga ada di sejumlah kecamatan. ”Baru setelah itu kami akan melakukan kroscek langsung ke lapangan,” ujarnya.

Sementara itu,Salah   dalam wawancaranya dengan Koran Madura mengaku masalah bibit pohon diserahkan kepada penerima. Disesuaikan dengan kebutuhan penerima. ”Namun, dari pantauan kami memang sudah sesuai speknya. Harga yang ditentukan juga sudah sesuai. Tapi, kami tetap akan melakukan pemanggilan kepada pihak terkait,” ungkapnya.

Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) diduga bermasalah karena menjadi bancakan oknum . Dana yang sudah diterima oleh penerima namun masih menyetorkan sejumlah uang kepada oknum . Setoran uang diperkirakan berkisar Rp 1 juta.
Sekadar di ketahui, Majalengka mendapatkan program KBR dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut). yang terdiri dari poktan dan pokmas. Masing-masing penerima mendapatkan dana Rp 50 juta melalui dana APBN itu. (DH)
arusbawah.com adalah sarana komunikasi Rakyat untuk menyampaikan gagasan, fikiran, kritik, saran dan usul yang disampaikan secara terbuka sehingga langsung dapat mempengaruhi opini publik sekaligus dapat mempengaruhi para pengambil kebijakan. Kedaulatan ekonomi, politik dan kebudayaan adalah pilar yg utama guna membangun kemandirian bangsa Perubahan yang diharapkan adalah perubahan kearah yang lebih baik dan suatu perubahan bukan kita tunggu jatuh dari langit...Tapi harus digerakkan oleh tangan kita semua, karena nasib satu bangsa tidak akan pernah berobah, sebelum bangsa itu sendiri yg merobahnya...!!...Amin.. ARUS BAWAH.COM *LIHAT FAKTA BUKA WACANA*. DITERBITKAN OLEH :YAYASAN BAITUL MUAMALAH INDONESIA YBMI- Notaris H.SOEKRAWINATA.SH no 01 Tgl 03-02-1999 STTO SOSPOL. No 220/-16/BINUM/IV/1999 SKD-No 503/32-KEC/IV/1999-13 April 1999 STPS No 467/922/SPM-MJL SK PROP JABAR No.062/800/PRKS/2004 Anggota BKSLP5K No.087-11 Desmber 1999 TDP No. 10235606511 TDUP No. 00122/10-24/TDUP/V/1999 NPWP No. 1. 798. 717. 3. 426 BANK. BRI Abdul Patah Cikijing No.Rekening :1108-01-001830-50-8 a/n Tatang Sofyan Iskandar BANK BNI Cabang Pembantu Cikijing No.Rekening : 0201108064 a/n Tatang Sofyan Iskandar PENDIRI : TATANG SOFYAN ISKANDAR. PEMIMPIN PERUSAHAAN : AHMAD MUKHLIS. WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN : ADITYA WARDHANI SOFIE PEMIMPIN UMUM/REDAKSI/PENJAB ; TATANG SOFYAN ISKANDAR WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : TOTONG SUGIHARTO DEWAN REDAKSI : ANDRIE M AMk. DADAN. T. SUGIHARTO, A. BAHTIAR ADIWIJAYA TUBAGUS RIYADI HARYONO. KUSMAYADI BURHANUDIN.SH.KORDINATOR LIPUTAN NASIONAL : NANA HELIANA.TASIMPERMANA.YUDI NURYAMAN,ABDUL ROHMAN,SAFRUDIN, ERNA RATNA NINGSIH, EDI SUPRIYADI, IDUN HAMID,DANI HERMAWAN. KORDINATOR WILAYAH JAWA BARAT : DADAN,KORDINATOR LIPUTAN JAWA BARAT :WAWAN ASSESOSIAWAN ,KORDINATOR WILAYAH PRIANGAN TIMUR; AGUS HERMAWAN PUTRA BIRO CIREBON INDRAMAYU:NANASURYANA.BIROKUNINGAN :WAWAN GUNAWAN BIRO MAJALENGKA : DEDY HERNAWAN, ATOY , YAYAN MULYANA, KUSTOLANI BIRO CIAMIS:DEDI RUKHMAYADI ,HERYANTO, LEPI RAHMAT FAUZI, M.HASIM BIRO : TASIK,GARUT, SUMEDANG : TOTONG KORDINATOR WILAYAH JAWA TENGAH : NUR ASRIPUDIN KORDINATOR WILAYAH JAWA TIMUR : TUBAGUS RIYADI HARYONO. KORDINATOR WILAYAH BALI, NTB,NTT : I GUSTI PANJI MALELA KORDINATOR WILAYAH KALIMANTAN : NUR ISMAIL KORDINATOR WILAYAH SUMATERA : UJANG, KORNEL SIJABAT,JASPIS PANJAITAN. Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.untuk Reporter /wartawan media on line arusbawah.com dibekali dengan Tanda Pengenal dan surat tugas.
Bookmark and Share
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE ARUSBAWAH " LIHAT PAKTA BUKA WACANA TERIMA KASIH ANDA TELAH KUNJUNGI " KAMI KAMI SIAP MELAYANI ANDA " SEMOGA BERMANFAAT "
 

mol

Ekonomi

Serba-serbi

INTERNATIONAL

Politik

Berita Budaya

Hukum

METROPOLITAN

kosong

...

Budaya

HAM

hukum 2

PENDIDIKAN

kosong

.

Musik dan Olahraga

Sosial

POTO/VIDEO

SPORT

.

POLITIK

kosong

.

Serba-Serbi

Arus Bawah Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Modifikasi: tatang sofyan iskandar: cfdarusbawah