. Arus Bawah: NASKAH FIDATO. FK5W MENYIKAPI GITET DIPEMUKIMAN

Sabtu, 12 Maret 2011

NASKAH FIDATO. FK5W MENYIKAPI GITET DIPEMUKIMAN

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka beserta Jajaran yang Kami Hormati, hadirin yang Kami Mulyakan.

Puja puji syukur Kehadirat Illahi Rabbi bahwasanya dihari yang berbahagia ini kita telah di beri kenikmatan yang tiada terhingga yaitu nikmat iman,islam ,sehat sejahtera. Yang seyogyanya di dalam menjalani kehidupan ini kta semua selalu ada dalam ridho nya.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabiullah Muhammad SAW.pada keluarganya, sohabat, para tabiin-tabiina juga bagi kita semua amiiin.

hadirin yang Kami Mulyakan.

PROTES warga Desa Banjaransari Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka, tentang PLN membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi ( GITET) serta jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di daerah mereka, saya kira perlu disikapi secara bijaksana. Pertanyaan sederhana, mungkin, apa keuntungan keberadaan GITET dan SUTET bagi warga dan apa pula dampak yang akan ditimbulkannya?
Apalagi, membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) itu, tidak pula sepengetahuan warga karena tidak adanya sosialisasi .Serta kepada warga sekitar, yang tinggal dekat GITET tidak pernah ada ajakan urun rembuk /musyawarah membangun Gardu IndukTegangan EkstraTinggi(GITET)-----------------------------------------

Perlu bapa –bapak ketahui bahwa dalam proses pembebasan lahan beberapa pemilik tanah ada dalam tekanan yang dilakukan oknum pejabat dengan melakukan intimidasi “ Kalau tanah tidak dijual serta tetap bertahan tanah milik anjeun bakal di galeuy jeung moal di bayar.dina dibayarna oge tangtuna bakal murah.- oge bakal disidang -------------------------------------- Akibatnya, puluhan warga Protes dengan menolak GITET . Warga cemas juga ketakutan jika benar daerah mereka dijadikan lokasi pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi ( GITET),yang alasannya cukup rasional dan tentunya manusiawi karena kesehatan, keselamatan, kenyamanan, keamanan warga merasa terancam., ada sederetan bahaya serius yang mengintai bagi warga sekitar. Dari beragam kajian medis yang saya rangkum, ada imbas negatif GITET / SUTET terhadap kesehatan manusia .-------------------------------------------- -------------
Studi yang dilakukan Wertheimer dan Leeper (1979) di AS, digambarkan adanya hubungan kenaikan risiko kematian akibat kanker pada anak dengan jarak tempat tinggal yang dekat jaringan transmisi listrik tegangan tinggi. ----------------------------

Bahaya elektrik pertama yang harus dihindari adalah sentuhan atau sengatan listrik. Tingkatan bahaya akibat sengat elektrik sebanding dengan besarnya arus yang mengalir melalui tubuh manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus sengat baru akan terasa jika besarnya lebih dari 1 ma atau seperseribu Ampere.
Bahaya kedua adalah panas dan daya ledak GITET / SUTET saat terjadi hubungan singkat akibat kecelakaan atau kerusakan alat. Karena tegangannya sangat tinggi, arus yang sangat besar akan mengalir jika SUTET mengalami hubungan singkat.
Bahaya lain, yaitu gejala alam seperti petir dimana hantarannya tidak bisa di prediksi , juga adanya risiko tegangan bocor yang mungkin saja terjadi. Seperti Pada 1970-an di Kanada, Amerika dan Australia , sempat heboh adanya tegangan bocor. Di sepanjang saluran transmisi terdapat konduktansi dan kapasitansi bocor. Arus mengalir melalui kapasitansi bocor dan kembali melalui tanah. --------------------------------------------------------

Dari publikasi beberapa media masa dinyatakan bahwa dalam pendistribusian arus listrik tegangan tinggi seperti Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT = 70 - 150 kV) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET > 500 kV) dari sumber pembangkit tenaga listrik menuju ke daerah yang membutuhkan. Seringkali arus listrik yang bertegangan tinggi tersebut ditransmisikan melewati kawasan permukiman penduduk, ada yang membentang tepat di atas rumah penduduk, dan ada pula yang hanya melewati bagian samping. Dari bentuk pendistribusian ini diperkirakan bahwa transmisi arus listrik tersebut masih berada dalam daerah radiasi medan listrik yang seringkali menimbulkan masalah, antara lain diduga merupakan faktor pencetus stres yang mengancam sistem homeostasis yang berasal dari luar berupa radiasi (peluahan) medan listrik yang langsung mengenai tubuh (Yurnadi, 2000).

Dari media masa diberitakan kasus yang pernah terjadi pada tahun 1995 di Desa Singosari (Jawa Timur), Ciledug (Tangerang), Cijawara dan Kiara Condong (Bandung), dan Cisaat Cirebon (Jawa Barat) bahwa masyarakat yang bagian atas rumahnya dilalui transmisi listrik bertegangan tinggi, menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan, seperti mual, pusing, dan stres. Selain itu juga didapatkan bukti-bukti lain seperti lampu neon yang menyala dengan sendirinya tanpa dihubungkan dengan sumber listrik.

Apabila keadaan seperti ini berlangsung secara terus-menerus dalam waktu yang cukup lama, misalnya karena pekerjaan atau karena berada dirumah yang letaknya di bawah atau berdekatan dengan transmisi listrik bertegangan tinggi yang sedang beroperasi dan bermuatan listrik, dikhawatirkan pada suatu saat akan timbul gangguan kesehatan pada dirinya atau pada keturunannya. ---------------------------------------------------

Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka beserta Jajarannya yang Kami Hormati, hadirin yang Kami Mulyakan.--------------------------------------------

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 1985 TENTANG KETENAGA LISTRIKAN DENGAN RAHMAT TUHANYANG MAHA ESA Presiden Republik Indonesia,Menimbang :------------------------------------------------------
a. bahwa tujuan pembangunan nasional adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan,bangsa guna mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil danspiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;

b. bahwa tenaga listrik sangat penting artinya bagi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat pada umumnya sertau untuk mendorong peningkatan kegiatan ekonomi pada khususnya, dan oleh karenanya usaha penyediaan tenaga listrik, pemanfaatan, dan pengelolaannya perlu ditingkatkan, agar tersedia tenaga listrik dalam jumlah yang cukup dan merata dengan mutu pelayanan yang baik; --------------------------------------------------------------------
Selanjutnya :Mengingat :Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat(1), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945; -------------------------------------------------------------------------------

Dengan persetujuan DEWAN PERWAKILANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MEMUTUSKAN Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG KETENAGA LISTRIKAN----------------------------------------------------------- Dalam BAB II LANDASAN DAN TUJUAN PEMBANGUNAN KETENAGALISTRIKAN

Pasal 2 di jelaskan bahwa : ---------------------------------------------------------------

Pembangunan ketenaga listrikan berlandaskan asas manfaat, asas adil dan merata, asas kepercayaan pada diri sendiri, dan kelestarian lingkungan hidup ----------------

BAB IV PERENCANAAN UMUM KETENAGALISTRIKAN Pasal 5 ayat 1 dan 2 bahwa :

(1) Pemerintah menetapkan rencana umum ketenaga listrikan secara menyeluruh dan terpadu.----------------------------------------------------------------------------------------------------

(2) Dalam menyusun rencana umum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) Pemerintah wajib memperhatikan pikiran dan pandangan yang hidup dalam masyarakat. ------------------------------------------------------------------

Pasal 12

(1) Untuk kepentingan umum, mereka yang berhak atas tanah, bangunan, dan tumbuh-tumbuhan mengizinkan Pemegang Kuasa Usaha Ketenaga-listrikan dan Pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan Untuk Kepentingan Umum melaksanakan kewenangannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11ayat (2), dengan mendapatkan imbalan ganti rugi kecuali tanah Negara, bagiPemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan.  
(2) Ganti rugi sebagaimana dimaksud dalamayat (1) dibebankan kepada Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan dan PemegangIzin Usaha Ketenagalistrikan Untuk Kepentingan Umum.

(3) Pemegang Kuasa Usaha Ketenaga listrikan dan Pemegang Izin Usaha Ketenaga listrikan Untuk Kepentingan Umum baru dapat melakukan pekerjaannya setelah ganti rugi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diselesaikan.

Pasal 14

Penetapan, tata cara, danpembayaran ganti rugi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BAB VIII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN ----------------------------
Pasal 18 -----------------------------------------

(1) Pemerintah melakukan pembinaan danpengawasan umum terhadap pekerjaan dan pelaksanaan usaha ketenagalistrikan.

(2) Pembinaan dan pengawasan umum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)terutama meliputi keselamatan kerja, keselamatan umum, pengembangan usaha, dan tercapainya standardisasi dalam bidang ketenagalistrikan.

(3) Tata cara pembinaan dan pengawasan umumsebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah. -----------------------------

Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka beserta Jajarannya yang Kami Hormati, hadirin yang Kami Mulyakan.--------------------------------------------


DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, menimbang---------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang: a. bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 65 Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan untuk mengoperasionalkan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional ke dalam rencana pemanfaatan ruang di Pulau Jawa-Bali perlu ditetapkan pengaturan lebih lanjut mengenai perwujudan struktur dan pola pemanfaatan ruang nasional di Pulau Jawa–Bali----------------------------

b. bahwa untuk mewujudkan struktur dan pola pemanfaatan ruang nasional di Pulau Jawa-Bali perlu ditetapkan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang di Pulau Jawa-
Bali agar dapat menjamin keterpaduan pembangunan lintas wilayah dan lintas sektor;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada butir a dan b, maka perlu ditetapkan Rencana Tata Ruang Pulau Jawa–Bali yang diatur dengan Peraturan Presiden; -----------------------------------------------------------------------------------------------------

Mengingat: 

1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945; ------------------------------- ---------- 

5. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang pembentukan Provinsi Jawa Barat;

Bagian Ketiga Peran dan Fungsi RTR Pulau

Pasal 3 ---------------------------------------------------------------------------------------

RTR Pulau Jawa-Bali berperan sebagai alat untuk menyinergikan aspek-aspek yang menjadi kepentingan Nasional sebagaimana direncanakan dalam RTRWN dengan aspek-aspek yang menjadi kepentingan daerah sebagaimana direncanakan dalam RTRW Provinsi dan RTRW Kabupaten/Kota. -----------------------------------------------

BAB II RENCANA TATA RUANG PULAU JAWA- BALI . Bagian Pertama. Umum

Pasal 6 ---------------------------------------------------- ----------------- --------------

(1) RTR Pulau Jawa-Bali merupakan penjabaran struktur dan pola pemanfaatan ruang wilayah nasional ke dalam kebijaksanaan dan strategi pemanfaatan ruang Pulau Jawa-Bali.

BAB III ---------------------------------------------------------------------- -------------

STRATEGI PEMANFAATAN RUANG .Bagian Pertama . Umum ---------------------------

Pasal 10 ---------------------------------------------------------------------------------------
(1) Strategi pemanfaatan ruang Pulau Jawa-Bali sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1), diwujudkan dalam Rencana Tata Ruang Pulau Jawa-Bali yang berisi:

a. strategi pengembangan struktur ruang;

b. strategi pengelolaan pola pemanfaatan ruang.

(2) Strategi pengembangan struktur ruang sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) huruf a mencakup: -

a. strategi pengembangan sistem pusat permukiman;

b. strategi pengembangan sistem jaringan prasarana wilayah ---------------------------------

Bagian Kedua Strategi Pengembangan Sistem Pusat Permukiman Pasal 12 ------------

(1) Pengembangan sistem pusat permukiman di wilayah Pulau Jawa-Bali sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf a ditekankan pada terbentuknya fungsi dan hirarki pusat permukiman sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. ------------------

(2) Sistem pusat permukiman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi PKN, PKW, dan PKL sebagai satu kesatuan sistem yang berhirarki. -----------------------

Bagian Ketiga Strategi Pengembangan Sistem Jaringan Prasarana Wilayah

Pasal 17- -----------------------------------------------------------------------------

Strategi pengembangan jaringan prasarana wilayah Pulau Jawa-Bali sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) huruf b meliputi: diantaranya dalam point d disebutkan :

d. strategi Pengembangan Sistem Jaringan Energi dan Tenaga Listrik; ---------

Pasal 23 ---------------------------------------------------------------------------------------
Strategi pengembangan sistem jaringan energi dan tenaga listrik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 huruf d meliputi upaya untuk: diantaranya dalam point e disebutkan 

e. mengembangkan sistem jaringan prasarana energi dan tenaga listrik bertegangan tinggi yang diupayakan untuk menghindari kawasan permukiman perkotaan dan perdesaan dengan tingkat kepadatan tinggi.

Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka beserta Jajarannya yang Kami Hormati, hadirin yang Kami Mulyakan.

Protes warga Desa Banjaransari Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka, itu, membuktikan bahwa warga sudah cerdas dengan bahaya yang akan ditimbulkan GITET/SUTET.------

Jikapun rencana membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi ( GITET) itu dilaksanakan juga, pejabat terkait, PLN khususnya, mesti melakukan upaya duduk bersama adakan permufakatatan dengan warga, sehingga tidak terjadi benturan-benturan yang tak diinginkan dikemudian hari. ------------------------------------------------------

Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka beserta Jajarannya yang Kami Hormati, hadirin yang Kami Mulyakan----------------------------------------------------------
Sebagai penutup inilah permasalahan yang kami hadapi dimana kami dihantui rasa cemas juga takut dari bahaya yang akan di timbulkan GITET, terus terang saja kami merasa keberatan apabila GITET ada di pemukiman warga. ------------------------------------

Untuk itu kami mohon Yth Bapak BUPATI ,Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka berkenan untuk memindahkan Lokasi GITET sehingga jauh dari pemukiman Warga.

Trimakasih Wabillahi taufik walhidayah Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Banjaransari Maret 2011

ttd

TATANG SOFYAN ISKANDAR
Mandataris FK5W
arusbawah.com adalah sarana komunikasi Rakyat untuk menyampaikan gagasan, fikiran, kritik, saran dan usul yang disampaikan secara terbuka sehingga langsung dapat mempengaruhi opini publik sekaligus dapat mempengaruhi para pengambil kebijakan. Kedaulatan ekonomi, politik dan kebudayaan adalah pilar yg utama guna membangun kemandirian bangsa Perubahan yang diharapkan adalah perubahan kearah yang lebih baik dan suatu perubahan bukan kita tunggu jatuh dari langit...Tapi harus digerakkan oleh tangan kita semua, karena nasib satu bangsa tidak akan pernah berobah, sebelum bangsa itu sendiri yg merobahnya...!!...Amin.. ARUS BAWAH.COM *LIHAT FAKTA BUKA WACANA*. DITERBITKAN OLEH :YAYASAN BAITUL MUAMALAH INDONESIA YBMI- Notaris H.SOEKRAWINATA.SH no 01 Tgl 03-02-1999 STTO SOSPOL. No 220/-16/BINUM/IV/1999 SKD-No 503/32-KEC/IV/1999-13 April 1999 STPS No 467/922/SPM-MJL SK PROP JABAR No.062/800/PRKS/2004 Anggota BKSLP5K No.087-11 Desmber 1999 TDP No. 10235606511 TDUP No. 00122/10-24/TDUP/V/1999 NPWP No. 1. 798. 717. 3. 426 BANK. BRI Abdul Patah Cikijing No.Rekening :1108-01-001830-50-8 a/n Tatang Sofyan Iskandar BANK BNI Cabang Pembantu Cikijing No.Rekening : 0201108064 a/n Tatang Sofyan Iskandar PENDIRI : TATANG SOFYAN ISKANDAR. PEMIMPIN PERUSAHAAN : AHMAD MUKHLIS. WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN : ADITYA WARDHANI SOFIE PEMIMPIN UMUM/REDAKSI/PENJAB ; TATANG SOFYAN ISKANDAR WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : TOTONG SUGIHARTO DEWAN REDAKSI : ANDRIE M AMk. DADAN. T. SUGIHARTO, A. BAHTIAR ADIWIJAYA TUBAGUS RIYADI HARYONO. KUSMAYADI BURHANUDIN.SH.KORDINATOR LIPUTAN NASIONAL : NANA HELIANA.TASIMPERMANA.YUDI NURYAMAN,ABDUL ROHMAN,SAFRUDIN, ERNA RATNA NINGSIH, EDI SUPRIYADI, IDUN HAMID,DANI HERMAWAN. KORDINATOR WILAYAH JAWA BARAT : DADAN,KORDINATOR LIPUTAN JAWA BARAT :WAWAN ASSESOSIAWAN ,KORDINATOR WILAYAH PRIANGAN TIMUR; AGUS HERMAWAN PUTRA BIRO CIREBON INDRAMAYU:NANASURYANA.BIROKUNINGAN :WAWAN GUNAWAN BIRO MAJALENGKA : DEDY HERNAWAN, ATOY , YAYAN MULYANA, KUSTOLANI BIRO CIAMIS:DEDI RUKHMAYADI ,HERYANTO, LEPI RAHMAT FAUZI, M.HASIM BIRO : TASIK,GARUT, SUMEDANG : TOTONG KORDINATOR WILAYAH JAWA TENGAH : NUR ASRIPUDIN KORDINATOR WILAYAH JAWA TIMUR : TUBAGUS RIYADI HARYONO. KORDINATOR WILAYAH BALI, NTB,NTT : I GUSTI PANJI MALELA KORDINATOR WILAYAH KALIMANTAN : NUR ISMAIL KORDINATOR WILAYAH SUMATERA : UJANG, KORNEL SIJABAT,JASPIS PANJAITAN. Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.untuk Reporter /wartawan media on line arusbawah.com dibekali dengan Tanda Pengenal dan surat tugas.
Bookmark and Share
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE ARUSBAWAH " LIHAT PAKTA BUKA WACANA TERIMA KASIH ANDA TELAH KUNJUNGI " KAMI KAMI SIAP MELAYANI ANDA " SEMOGA BERMANFAAT "
 

mol

Ekonomi

Serba-serbi

INTERNATIONAL

Politik

Berita Budaya

Hukum

METROPOLITAN

kosong

...

Budaya

HAM

hukum 2

PENDIDIKAN

kosong

.

Musik dan Olahraga

Sosial

POTO/VIDEO

SPORT

.

POLITIK

kosong

.

Serba-Serbi

Arus Bawah Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Modifikasi: tatang sofyan iskandar: cfdarusbawah